• 0877-0506-6000
  • 0813-1451-9500
  • D289528A

SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI

Tips Cara Bertemu Dengan Calon Nasabah

  • 3267 views
  • 0 comments
Jika anda sendiri belum nyaman bertemu dengan calon nasabah, bagaimana mungkin calaon nasabah nyaman mendengar persentasi anda?

Jika anda sendiri belum nyaman bertemu dengan calon nasabah, bagaimana mungkin calaon nasabah nyaman mendengar persentasi anda?

Ada satu cara yang selalu saya sampaikan kepada para team agen saya, yaitu ketika sedang persentasi, anggap saja anda sedang bercerita kepada teman akrab yang sudah lama tak bertemu sehingga anda lebih nyaman dan lebih santai. Karena kalau anda anggap bercerita dengan calon nasabah biasa nya yang terjadi takut salah, gugup, lebih tegang dan akibatnya persentasi penjualan tidak mendapatkan hasil yang maksimal. Mungkin anda perlu meningkatkan skill mendengarkan calon nasabah anda. Berikut ini tips untuk mendengarkan calon nasabah anda.

  •  Hindari bicara ketika mendengarkan

Tidak memotong pembicaraan calon nasabah, lebih banyak mendengarkan cerita mereka

  • Perlihatkan minat anda untuk mendengarkan

Saat calon nasabah sedang bercerita sekalipun cerita tersebut tidak menarik untuk kita dengarkan, perlihatkan minat anda untuk tetap mendengarkan mereka dengan menambahkan kalimat pendek atau kata, misalnya "Terus, gimana kelanjutan nya Pak..., kemudian..., setelah itu...,sudah berapa lama kejadiannya Pak..., Oooo..., dan tentu nya sambil badan anda condong mengarah calon nasabah. Merka akan merasa dihargai sehingga saat anda ingin menyampaikan informasi yang baik, calon nasabah juga akan mendengarkan anda karena "apa yang anda tabur, itu juga yang akan anda tuai". Saat anda meminta mereka mendengarkan anda dengan senang hati, mereka akan melakukan dan akhirnya mereka memutuskan untuk ambil karena itu pastikan selalu memperlihatkan minat anda untuk mendengarkan mereka.

  • Hilangkan sesuatu yang menggangu

Saat mendengarkan pembicaraan calon nasabah, pastikan tidak melakukan SMS atau BBMan ( dan sebaliknya alat komunikasi dibuat sejauh mungkin dari anda) dan sebaiknya anda tidak menulis atau menggambar yang tidak ada kaitannya dengan oembicaraan serta tidak mengangkat telepon karena aktifitas seperi  ini sangat membuat mereka tidak nyaman. Hargailah calon nasabah anda. Coba bayangkan apabila anda menjadi calon nasabah, nyamankah anda jika agen yang sedang memprospek anda melakukan hal - hal diatas, tentu tidak nyaman, bukan?

  • Bersabarlah

Saat mendengarkan, pastikan ada kegiatan yang anda lakukan, mungkin meringkas atau memberikan point penting terhadap cerita calon nasabah sehingga anda akan lebih menikmati pembicaraan tersebut. Dengan demikian, anda lebih bersabar untuk mendengarkan dan tidak ter buru - buru menyampaikan informasu yang anda ingin sampaikan. Dengan anda lebih bersabar, akan tiba waktu nya anda mendapatkan apa yang anda inginkan.

  • Kontrol lah emosi anda

Pada saat calon nasabah mengatakan asuransi pembohong, tidak bagus, asuransi hanya janji manis, biasa nya apa yang terjadi dengan anda saat mendengar hal tersebut dari calon nasabah? Kalau anda masih segera menjawab dan menyampaikan jawabah terhadap informasi tersebut, calon nasabah tidak akan nyaman dengan anda. Terus, bagaimana cara anda menghadapi nya?

Pasti nya anda akan segera tahu karena dipembahasan menangani sudah kita bahas sebelumnya. Jadi, mari sekarang lebih mengontrol emosi. Pastinya anda pernah mendengar  bahwa "The Map Is Not The Territory". Peta bukan lah daerah sebenarnya. Artinya, setiap kita mempunyai pendapat tentang apapun di dunia ini, dan pedapat itu benar menurut kita.

Artinya, kalau calon nasabah mengatakan asuransi pembohong, tidak bagus, asuransi hanya janji manisitu benar menurut mereka, karena itulah pengalaman (Peta) mereka tentang asuransi. Jadi, anda bisa bertanya lebih jauh lagi kepada mereka, anda mengatakan hal seperti itu? Setelah anda mendengar jawaban dari mereka maka sekarang anda akan lebih bijaksana dan tahu lasan yang kuat mengapa calon nasabag anda mengatakan hal tersebut.

  • Kurangi sanggahan dan kritik

Kalau saya bertanya di dalam sebuah training "Gunuing apa yang tertinggi di Indonesia?" maka biasa nya 25 peserta training jawabanya berbeda beda dan sebagian kecil jawabannya sama. Ada yang menjawab Guning Rinjani, Gunung Agung, Gunung Jayawaijaya, Gunung Sinabung, Gunung Bromo, bahkan ada yang menjawab Gunung Himalaya dan lain - lain. Artinya, apakah anda sebagai trainer bisa mengatakan mereka salah? Karena yang mereka jawab menurut mereka yang itu, sesuai dengan pengetahuan dan pengalaman mereka selama ini, yang artinya apa pun jawaban mereka adalah benar menurut mereka dan anda tidak bisa menyalahkan jawaban mereka. Begitu juga dengansetiap jawaban calon nasabh atau cerita calon nasabah, itu adalah benar menurut mereka, dan saat kita menyanggah atau menyalahkan atau menggkritik mereka maka mereka merasa tidak nyaman. Kalo mereka tidak nyaman maka hasilnya pertemuan juga kurang memuaskan, bahkan bisa tidak closing pada akhirnya.

Komentar
  • agus yulianto
  • 3 bulan yang lalu

dilapangan pernah menjumpai agen yang nakal membawa premi nasabah,akhirnya perusahaan asuransi yang kena getahnya.bagaimana memulihkan trauma nasabah tersebut tentang asuransi?

Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Bisnis Asuransi, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
Contact Us
  • 0877-0506-6000
  • 0813-1451-9500
  • D289528A
    Facebook
    Visitor
    • Jadilah yang pertama tahu penawaran menarik & promosi serta berita terbaru dari Bisnis Asuransi
    • Masukkan Angka berikut

    Disclamer **

    "Hasil Pendapatan Komisi Seorang Agen Asuransi Bervariasi Tergantung Dari Usaha Dan Kemauan Anda Untuk Mendapatkan Nasabah. Ini Bukan Skema Cara Cepat Menjadi Kaya, Ini Adalah Suata Cara Bekerja Untuk Mendapatkan Income Yang Tak Terbatas. Siapa Yang Lebih Rajin Pasti Akan Mendapatkan Income Yang Lebih Besar."

    ================================================